Berita

Harapan Nahdlatul Ulama di Harlah ke-98 NU Versi Hijriah

Selasa, 23 Februari 2021 - 19:42
26.63k
Harapan Nahdlatul Ulama di Harlah ke-98 NU Versi Hijriah Logo Harlah ke 98 NU versi Hijriah. (Foto: nu.or.id)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berencana menggelar peringatan Hari Lahir atau Harlah ke-98 NU versi Hijriah, pada 16 Rajab 1442 yang bertepatan pada Sabtu (27/02/2021). Acara ini akan dilangsungkan secara daring dan luring di Masjid Istiqlal, Jakarta secara terbatas.

"Kita sedang koordinasi dengan pengelola Istiqlal, tapi itu akan dilaksanakan dengan sangat terbatas. Kita perkirakan sekitar 200 orang yang masuk dan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Sedangkan kapasitas gedung Istiqlal itu bisa muat 35 ribu orang (dalam kondisi normal)," ucap Ketua Panitia Pelaksana Harlah ke-98 NU KH. Mochammad Bukhori Muslim dikutip dari nu.or.id pada Selasa (23/02/2021).

Mochammad-Bukhori-Muslim.jpgKetua Panitia Pelaksana Harlah ke-98 NU, KH. Mochammad Bukhori Muslim. (Foto: nu.or.id)

Kiai Bukhori menjelaskan bahwa agenda peringatan Harlah ke-98 NU versi hijriah ini merupakan rangkaian dari Harlah ke-95 NU yang diselenggarakan pada 31 Januari 2021 lalu. Di antara keduanya, terdapat banyak rangkaian kegiatan.

"Kemarin kan banyak istighatsah, ada konser amal juga. Bahkan setiap lembaga dan banom juga mengadakan berbagai kegiatan yang dirangkaikan dengan agenda Harlah ke-95 dan Harlah ke-98 NU," terangnya.

Lembaga Takmir Masjid (LTM) NU misalnya, mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Masjid (BBM) dalam rangka memperingati Harlah ke-95 yang dirangkai dengan Harlah ke-98 NU. Lalu ada penggalangan dana yang dilakukan oleh LAZISNU serta berbagai penanggulangan bencana.   

"Semua kegiatan itu dilaksanakan dalam rangkaian harlah NU. Nah puncaknya memang nanti acara Harlah ke-98 NU pada Sabtu (27/02/2021) malam. Jadi itu sudah masuk 16 Rajab," jelas Kiai Bukhori.  

Agenda peringatan Harlah ke-98 NU digelar dalam bentuk dzikir bersama dan tahlil akbar. Bertujuan untuk memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan dan kedamaian untuk negeri ini.  

"Tentunya tidak lain dengan washilah kita doakan para pendiri NU, Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Chasbullah, dan para pendiri-pendiri NU di masa awal-awal," ujarnya.

Harapan di Harlah ke-98 NU

Lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Kiai Bukhori menjelaskan bahwa peringatan Harlah ke-98 NU hanya difokuskan untuk memohon perlindungan keselamatan, kesehatan, dan kedamaian untuk bangsa Indonesia.

"Itu yang paling utama karena yang terkena dampaknya adalah warga NU yang paling besar. Kita makanya menggelar istighatsah, doa bersama, dan tahlil akbar untuk keselamatan dan kesehatan bangsa," katanya.

"Mudah-mudahan pada Harlah ke-98 NU ini, kita tidak foya-foya sebagaimana yang lain. Bahkan nanti kita akan mengumpulkan dana untuk dana sosial juga, melalui LAZISNU. Karena pandemi, jangan sampai kita malah bersenang-senang. Itu kurang pantas," imbuhnya.  

Selain tahlil akbar, istighatsah, dan doa bersama, Harlah ke-98 NU ini juga akan dilangsungkan penggalangan dana amal oleh LAZISNU. Hal ini karena banyak korban yang terdampak bencana, akhir-akhir ini.

"Karena banyak korban bencana yang luar biasa seperti banjir dan macam-macam, makanya kita adakan tahlil akbar, istighatsah, dan juga akan berlangsung penggalangan dana, pada Harlah ke-98 NU," tandas Kiai Bukhori. (*) 

Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Purwakarta just now

Welcome to TIMES Purwakarta

TIMES Purwakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.